Kapanlagi.com – Konser Magenta Orchestra bertajuk “Magenta Moviechestra”, di JCC (14/5) mereguk sukses. Tidak ada kursi kosong di tribun VVIP dan VIP. Di bawah pimpinan Andi Rianto, Magenta Orchestra berhasil menghadirkan cuplikan film, scoring, dan soundtrack dalam satu balutan orchestra.

Konser diawali lagu Pilihan Hanya Satu bersamaan dengan peluncuran logo baru Magenta Orchestra. Disusul dengan medley soundtrack film fenomenal Badai Pasti Berlalu secara dramatis tanpa penyanyi. Kemudian menyusul penampilan DI3VA pada tembang 3Dara yang menjadi tembang terlaris di dasawarsa 1950–an. Ruth Sahanaya, Titi DJ dan Krisdayanti juga tampil dengan lagu Tante Sunserta Galih dan Ratna dari film GITA CINTA DARI SMA.

Dalam perhelatan Magenta Moviechestra kali ini, Andi Rianto memberikan kesempatan untuk para penyanyi dan grup pendatang baru seperti D Cinnamons, RAN, Farman Purnama, Anissa, dan Lucky Octavian. Tak ketinggalan sentuhan rap Iwa K dan balutan dangdut melalui Selfi. Sementara Ari Lasso tampil dengan lagu Mengejar Matahari dan soundtrack film paling berpengaruh di era tahun 1980–an CATATAN SI BOY.

Lewat soundtrack CATATAN SI BOY ini pula, Emosi Jiwa yang dibawakan Malaysian Idol, Jaclyn Victor dan Indonesia Idol, Mike Mohede menjadi penampilan pamungkas sebelum dituntaskan dengan medley tembang–tembang soundtrack terbaik Magenta Orchestra.

Usai pagelaran, sang music director Andi Rianto mengatakan tujuan dari konser ini ingin memperlihatkan bahwa peran musik di sebuah film amat penting. “Bagi produser film untuk lebih berpikir bahwa film sangat tergantung pada musik,” tuturnya.

Pernyataan Andi itu disokong oleh aktor kawakan Slamet Rahardjo. “Saya tidak bisa membayangkan jika suatu film tanpa musik, tidak mengerti jalan cerita bisa jadi. Dan saya sadar musik adalah ekspresi begitu juga akting,” kata Slamet.

Tapi untuk membikin konser ini menjadi satu album Andi belum bisa memastikan. “Dari awal memang ada, tapi tergantung composer. Kami juga masih kumpulin uang receh,” ujarnya merendah. (kpl/ant/tri)